Pengertian SSH, Fungsi SSH dan Cara Kerja SSH [Lengkap]

Posted on

sebuah jaringan ssh sering digunakan pada sistem operasi linux dan biasanya digunakan untuk aplikasi remote login. dengan demikian, ssh dapat membantu penggunanya dalam mentransfer data atau menerima data karena ssh digunakan didalam sebuah jaringan.  untuk lebih jelasnya silahkan anda baca aritek saya tentang pengertian ssh, fungsi ssh dan cara kerja ssh. setelah anda baca  materi saya mudah-mudahan dapat membantu anda dan menambah wawasan anda dalam dunia jaringan komputer khususnya tentang ssh. untuk pembahasan ssh lengkapnya ada dibawah ini.

Pengertian SSH, Fungsi SSH dan Cara Kerja SSH

Pengertian SSH

SSH adalah singkatan secure shell yang digunakan untuk pengganti aplikasi remote login, selain ssh biasanya orang menggunakan Rsh dan rlogin, dan ssh biasanya digunakan di sistem operasi linux. ssh merupakan perantara saluran yang digunakan untuk menukarkan data antara dua perangkat jaringan.

Fungsi SSH Server

1. ssh berfungsi untuk enskripsi terhadap data yang akan dikirim.
2. ssh sebagai protokol dalam pertukran data diantara dua jaringan.
3. ssh juga berfungsi sebagai pengganti telnet, rlogin, rsh, ftp yang fungsi utamanya untuk menjamin keamanan dalam saat melakukan transmisi sebuah data di dalam jaringan.
4. kerahasiaan data dan memastikan data diterima oleh penerimanya.
5. otentifikasi, yang berfungsi dalam memastikan penerima dan pengirim dengan benar.

Cara Kerja SSH

SSH akan bekerja saat sebuah client mengakses suatu sistem operasi linux server melalui SSH. SSH daemon yang berjalan di linux server maupun SSH Client telah ada pasangan public atau privat key yang digunakan sebagai identitas bagi client maupun server.

Tahapan Cara Kerja SSH

a. pertama client bind pada local port nomor yang besar kemudian melakukan koneksi ke server pada port 22.
b. penggunaan ssh antara client dan server harus sama, karena ssh v.1 dan v.2 tidak kompatibel.
c. kemudian client akan meminta ke server public key serta host key.
d. penggunaan algoritma enkripsi harus di setujui oleh client dan server contohnya IDEA atau TripleDES.
e. client akan membentuk sebuah session key yang diperoleh dari client dan kemudian mengenkripsikannya melalui public key kepunyaan server.
f. setelah itu server akan men-decrypt session key yang diperoleh dari client tadi, server meng-encryptnya menggunakan public key kepunyaan clinet, kemudian mengirim kembali client agar di verifikasi.
g. pengguna mengotentikasi ke server kedalam aliran data yang terenkripsi di session key tersebut, setelah itu koneksi ssh sudah terbentuk. sengan terbentuknya jaringan ssh client dan server dapat saling mentransfer data atau file.
sekian artikel tentang pengertian ssh, fungsi ssh dan cara kerja ssh yang dapat saya berikan kali ini semoga dapat menambah wawasan anda. saya sebagai penulis meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya diatas. untuk cara atau tutorial yang lainnya tentang komputer, dapat anda temukan di website kami silahkan sering kunjungi www.kuncikomputer.com .

Baca Juga: