Penjelasan Metode Prototype Untuk Pengembangan Sistem

Posted on
Penjelasan Metode Prototype Untuk Pengembangan Sistem
Rate this post

www.kuncikomputer.com Рkali ini saya akan menjelaskan tentang metode pengembangan sistem yaitu metode prototype yang sering digunakan untuk membuat sistem atau merancang sistem baru maupun mengembangkan sistem yang lama. metode ini digunakan karena jika menggunakan metode ini prosesnya lebih mengutamakan kebutuhan penggunanya atau user. jika anda tidak menggunakan metode waterfall, dan lebih mengutamakan kebutuhan user maka saran saya menggunakan metode prototype akan tetapi membutuhkan biaya dan waktu yang lumaian. untuk itu coba diperhitungkan terlebih dahulu apabila anda termasuk orang pengembang sistem dalam pekerjaan anad. oke mending kita langsung saja ke artikel saya tentang Penjelasan Metode Prototype Untuk Pengembangan Sistem.

seperti biasa sebelum saya menuliskan lebih banyak lagi tentang artikel saya kali ini, saya sebagai penulis meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya nantinya.



Penjelasan Metode Prototype Untuk Pengembangan Sistem



metode prototype

Menurut Rosa. S M.Shalahuddin Mock-up merupakan model desain yang digunakan untuk mengajar, demonstarasi, evaluasi desain, promoasi atau keperluan lainnya. sebuah mock-up dapat dikatakan sebuah prototype perangkat lunak jika mampu mendemonstrasikan sebagaian dari fungsi sistem perangkat lunak serta memungkinkan pengujian terhadap desain sistem perangkat lunak. Iterasi terjadi pada pembuatan prototype sampai memebuhi kebutuhan pelanggan dan sesuai dengan apa yang diinginkan penggunanya.

seiring dengan mengembangkan prototype, maka sistem perangkat lunak yang dibuat maka dikembangkan juga sehingga sesuai dengan kebutuhan pelanggan atau penggunanya. oleh sebab itu ilustrasi model prototype berputar sampai memenuhi kebutuhan penggunanya. dilihat dari tujuan prototype yang mengutamakan kebutuhan penggunanya maka memerlukan waktu dan biaya yang lebih jika menggunakan metode pengembangan prototype.

Motode Prototye Cocok digunakan untuk Mencari spesifikasi kebutuhan penggunanya secara lebih detail akan tetapi memerlukan biaya dan waktu yang tidak bisa diprediksi. kebanyakan pelanggan mengalami kesulitan dalam menjabarkan kebutuhannya secara mendetail, oleh sebab itu metode prototype sangat cocok digunakan untuk pengembangan sistem yang akan dibuat.

untuk mengantisipasi permasalahan waktu dan biaya maka diperlukan kesepakatan atara pelanggan dan pembuat sistem perangkat lunak, bahwasanya model prototype digunakan untuk mendefinisikan sepesifikasi kebutuhan sistem perangkat lunak saja, akan tetapi tidak sampai pengembangan dari sistem perangkat lunak tersebut. metode prototype tidak cocok untuk aplikasi yang mepunyai skala yang sangat besar karena dapat membuat pengembang kewalahan dalam segi waktu dan tenaga yang harus dikeluarkan untuk sistem yang besar.

Kelebihan metode Prototype

  1. lebih mudah mendeskripsikan spesifikasi kebutuhan pelanggan secara mendetail.
  2. pelanggan merasa puas dengan sistem perangkat lunak yang dihasilkan.

Kekurangan Metode Prototype

  1. pelanggan sering meminta manambah kebutuhan meraka yang harus diimplementasikan kesistem sehingga menyebabkan pengembang harus menambahkan kesistem apa yang dibutuhkan oleh pelanggan.
  2. apabila pengembang sudah menyepakati bersama pelanggan dengan waktu yang ditentukan biasanya pengembang mengejar target waktu terbut sehingga sistem yang dihasilkan tidak maksimal sedangkan seharusnya waktu yang dibutuhkan lebih lama dari yang disepakati.

sekian tutorial yang dapat saya berikan kali ini semoga bermanfaat, sekali lagi saya meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya diatas.

Baca Juga :