Pengertian Harddisk, Fungsi, Cara Kerja Dan Komponen Harddisk

Posted on
Pengertian Harddisk, Fungsi, Cara Kerja Dan Komponen Harddisk
Rate this post

www.kuncikomputer.com Рpada kali ini saya akan menuliskan pembahasan tentang harddisk yang merupakan media penyimpanan yang bersifat permanan pada komputer. harddisk salah satu perangkat keras komputer yang memiliki peran peting dalam penyimpanan data. untuk itu bagi anda yang belum mengenal harddisk secara mendetail anda dat membaca artikel yang akan saya bahas. saya akan membahas pengertian, fungsi, cara kerja dan komponen komponen harddisk dan penjelasannya. bagi anda yang ingin menetahui artikel saya, baca hingga selesai  tentang Pengertian Harddisk, Fungsi, Cara Kerja Dan Komponen Harddisk.

seperti biasa sebelum saya menuliskan lebih banyak lagi tentang artikel saya kali ini, saya sebagai penulis meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya nantinya.



Pengertian Harddisk, Fungsi, Cara Kerja Dan Komponen Harddisk



harddisk

Pengertian Harddisk

Harddisk merupakan perangkat keras atau hardware dari komputer yang bekerja dengan cara sistematis dan menjadi peran sebagai media penyimpanan. data data yang disimpan didalam harddisk tidak akan hilang meskipun komputer atau laptop dimatikan, hal tersebut karena harddisk merupakan media penyimpanan yang bersifat permanen.

adapun kapasitas penyimpanan yang dimiliki oleh harddisk sangat besar karena kalkulasi yang dipakai dalam ukuran Byte. contoh ukuran harddisk yang sering digunakan pada laptop yaitu harddisk dengan ukuran 500 GB. bentuk harddisk biasanya kotak dan didalamnya terdapat piringan yang digunakan untuk meletakan data-data yang tersimpan.

Fungsi Harddisk

fungsi dari harddisk yaitu memiliki fungsi utama sebagai media penyimpanan, untuk menyimpan data yang telah diproses oleh komputer dan dioutputkan kemudian disimpan di harddisk. harddisk bersifat permanen karena semua data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan. data-data yang tersimpan di harddisk di letakan di ruang simpan utama dan terdapat piringan yang berada didalam harddisk, dan bentuk harddisk biasanya berbentuk kotak.

Didalam harddisk selain ruang utama terdapat ruang ruang kecil yang terdiri dari direktori, folder, subfolder, dan subdirektori yang berguna untuk peletakan data di ruang utama harddisk. format yang digunakan pada partisi harddisk di windows biasanya NTFS yang bertujuan agar sistem operasi bisa mengenali dan membaca harddisk sesuai dengan format sistem operasi tersebut.

Perbedaan Harddisk Sata Dengan Ata

perbedaan dari harddisk sata dan ata yaitu pada jenis kabel yang digunakan, apabila harddisk sata kabel yang digunakan dengan socket yang kecil karena sudah termasuk harddisk terkini, sedangkan harddisk ata menggunakan kabel dengan socket yang besar, harddisk ini termasuk jenis harddisk lama. dan motherboard terkini biasanya sudah terdapat kabel sata buat harddisk, atau terdapat pada harddisk sata.

Cara Kerja Harddisk

pada saat harddisk tidak bekerja head berada diatas piringan harddisk dan pada waktu harddisk bekerja piringan harddisk berputar di spindel. putaran piringan harddisk standarnya yaitu 5200rpm sampai 10000rpm, dan putaran khusus yaitu 7200rpm sampai 1500rpm. pada saat piringan berputar maka head akan mengembang pada piringan harddisk dan kemudian head bergerak kekiri dan kekanan.

Pada saat ini lah head akan melakukan pembacaan dan menulis, sedangkan motor spindel akan berputar dan putarannya berlawanan dengan arah putaran jarum jam. perputaran yang sangat cepat akan mengakibatkan head mengambang pada bagian platter. dan pada saat komputer dimatikan dan harddisk tidak bekerja maka head akan berhenti atau mendarat di tempat tertentu atau disebut dengan landing zone. untuk mengecek apakah harddisk anda masih dalam keadaan baik dan normal anda dapat memanfaatkan dari Hiren’s Boot CD.

Komponen Komponen Harddisk

komponen harddisk

1. Platter : digunakan sebagai tempat penyimpanan data yang merupakan komponen utama didalam harddisk. pada komponen ini terdapat track dan sector yang digunakan untuk melengkapi platter. tracker dan sector akan menyimpan ID yang digunakan untuk menyimpan format harddisk sehingga tidak semua kapasitas harddisk terbaca dikomputer, biasanya yang terbaca lebih sedikit dari pada spisifikasinya.
2. Spindle : digunakan untuk menempatkan platter dan memtarnya atau memutar spinder motor. jenis komponen ini berupa poros yang digunakan untuk memutar platter (spinder motor), komponen spinder mempengaruhi kualitas harddisk. apabila spinder semakin besar kecepatan berputarnya berarti kecepatan akses harddisk semakin cepat pula.
3. Head : digunakan sebagai piranti untuk pembaca dan juga digunakan untuk penulis di Harddisk, dan setiap platter akan dilengkapi dengan dua buah head harddisk yang ada di bawah dan diatasnya. kecepatan dalam proses membaca dan proses menulis oleh head akan tergantung pada kondisi sector pada platter di harddisk.
4. Logic Board : digunakan untuk membuat harddisk agar dikenali ketika di hubungkan dengan Motherboard, komponen ini merupakan papan utama dan terdapat piranti untuk menyimpan BIOS harddisk.
5. Actual Axis : digunakan untuk menyangga Head agar dapat berada diatas dan dibawah platter.
6. Ribbon Cable : digunakan untuk menghubungkan antara Head dengan Logic Board yang berbentuk kabel dan sebagai alat penghantar data dari head ke logic board dan sebaliknya.
7. Setting Jumper : digunakan untuk menentukan kedudukan Harddisk di BIOS motherboard komputer.
8. Ribbon cable : digunakan untuk menghubungkan antara Head dengan Logic Board, dan setiap data yang dibaca oleh Head akan di kirimkan pada Logic Board dan akan di kirim ke Motherboard agar Processor dapat memproses data tersebut.
9. Power Conector : digunakan untuk sumber arus yang diproleh langsung dari power supply. ada dua bagian power suplay diharddisk: pertama mempunyai tegangan 12 Volt, yang fungsi untuk menggerakkan seperti piringan dan Head. Lalu yang kedua mempunyai tegangan 5 Volt, yang mempunyai fungsi untuk menyupply daya di Logic Board agar dapat bekerja mengirim maupun menerima data.

Jenis Jenis Harddisk

1. Harddisk ATA (advanced technology attachment) / EIDE (enhanced integrated drive electronic).
2. Harddisk SCSI.
3. Harddisk RAID.
4. Harddisk SATA (serial advanced technology attachment).

sekian tutorial yang dapat saya berikan kali ini semoga bermanfaat, sekali lagi saya meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya diatas.

Baca Juga: