Belajar Membuat UML (Unified Modeling Language) Beserta Contohnya [100% Mudah]

Posted on
Belajar Membuat UML (Unified Modeling Language) Beserta Contohnya [100% Mudah]
Rate this post

www.kuncikomputer.com – setelah saya membuat artikel tentang diagram konteks, sekarang saya akan menuliskan tentang Belajar Membuat UML (Unified Modeling Language) Beserta Contohnya [100% Mudah]. dari kedua metode ini memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk menggambarkan rancangan sistem yang akan dibuat, sehingga memudahkan programer untuk membuat sistem yang diinginkan. perbedaan UML (Unified Modeling Language) dengan diagram konteks yaitu, kalau diagram konteks terstruktur langkah yang harus dijalankan harus berurutan, sedangkan UML (Unified Modeling Language) dibuat berdasarkan objek. biasanya metode UML (Unified Modeling Language) digunakan dalam pembuatan website, akan tetapi tergantung yang membuatnya. saya rasa cukup pengenalan sedikit tentang UML, sekarang mending kita langsung ke TKP saja.

seperti biasa sebelum saya menulis lebih banyak lagi tentang artikel ini, saya sebagai penulis meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya nantinya karena saya juga sama seperti anda, sama sama manusia :_).

 



Belajar Membuat UML (Unified Modeling Language) Beserta Contohnya

Menurut Rosa A.S dan M. Shalahuddin (2013:43) pengertian UML adalah Salah satu standar bahasa yang banyak digunakan di dunia industri untuk mendefinisikan requirement, membuat analisis & desain, serta menggambarkan arsitektur dalam pemrograman berorientasi objek. didalam UML terdapat usecase diagram, activity diagram, class diagram, squence diagram.

  1. Use case digunakan untuk mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. berikut ini adalah simbol simbol yang digunakan.
    uml
    uml2
    dari simbol use case diagram beserta ketarangannya semoga bisa dimengerti, adapun contoh dari usecase diagram adalah sebagai berikut.

    Contoh Usecase Diagram

    usecase-diagram0
    keterangan : contoh diatas yaitu usecase dengan tiga aktor atau tiga pengguna, penggunanya yaitu admin, manager, dan pelanggan. Dari tiga pengguna tersebut dharuskan login terlebih dahulu sebelum mengoperasikan sitem, serta memiliki batasan batasan sendiri apa saja yang dapat dilakukang didalam sistem tersebut, contohnya pelanggan atau customer pada usecase diatas hanya dapat,login, melihat rincian tagihan, Bantuan, info via sms, pesan tagihan.

  2. Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak. Diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. beikut adalah simbol yang digunakanactivity-diagram
    dari gamabar diatas beserta keterangannya, semoga memudahkan anda untuk mempelajarinya, adapun contoh dari activity diagram adalah sebagai berikut.

    Contoh Activity Diagram
    activity-diagram0

    keterangan : activity diagram dibuat harus sinkron dengan usecase, apabila tidak sinkron maka salah karena activity digunakan untuk mengetahui aktivitas dari sebuah sistem.

sekian tutorial yang dapat saya tulis kali ini semoga bermanfaat, sekali lagi saya meminta maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan saya, karena saya sama seperti anda, sama sama manusia :-).

 

BACA JUGA :